Search
Generic filters
Exact matches only
Filter by Custom Post Type

Apa sih Quarter-Life Crisis?

0
0
2 weeks ago

Quarter-life crisis adalah periode di mana seseorang berusia 20-an mengalami insecurity, keraguan akan diri-sendiri, kecemasan, kehilangan motivasi & kebingungan sehubungan dengan masa depannya. Usia 20-an adalah fase peralihan. Biasanya, terjadi perubahan besar pada masa transisi dari remaja akhir ke dewasa awal. Perubahan ini biasanya diiringi dengan tekanan besar.

Di usia ini, kamu menghadapi banyak pilihan. Tapi, kamu merasa tak bisa menentukan pilihan mana yang tepat. Kamu mulai mempertanyakan tujuan hidup, atau kamu merasa tujuan kamu selama ini tidak realistis.

Banyak sumber kegalauan yang dapat memicu quarter life crisis; diantaranya keuangan, karir atau bahkan hubungan percintaan. Biasanya, orang yang mengalami quarter-life crisis sering mempertanyakan; “Apakah pilihanku sudah tepat?”, “Apa yang sebenarnya ingin aku lakukan?, “Kok teman-temanku terlihat jauh lebih bahagia dan sukses daripada aku?”, “Untuk apa sebenarnya aku hidup?”.

Nah, kalau kamu merasakan gejala-gejala tersebut, ini sikap yang harus kamu ambil

Pertama, kamu harus memahami bahwa Quarter-life Crisis adalah hal yang normal. Tenang aja, kamu gak sendiri kok. Jangan menganggap fase ini adalah fase yang penuh beban atau krisis, tapi anggaplah ini hanya sebuah fase kehidupan yang akan membawa kamu menuju ke fase kehidupan yang selanjutnya.

Kedua, berhenti membanding-bandingkan diri kamu dengan orang lain. Sebaiknya kamu juga mengurangi atau berhenti membuka-buka media sosial untuk mengurangi potensi membanding-bandingkan diri kamu dengan orang lain.

Ketiga, jangan diam saja. Lakukanlah berbagai kegiatan. Cobalah untuk melakukan berbagai kegiatan seperti olahraga dan melakukan hobi atau kegemaran kamu lainnya. Dengan melakukan berbagai kegiatan tentunya akan mengalihkan pikiran-pikiran negatif yang ada di pikirkan kamu.

Keempat, berbagilah dengan orang lain. Kamu bisa menceritakan apa yang sedang kamu rasakan kepada sahabat-sahabat kamu dan keluarga kamu. Yakinlah bahwa dengan berbagi kamu akan merasa lebih tenang dan tidak merasa sendirian. Orang-orang yang ada di sekeliling kamu tentunya akan menghibur, menemani, dan membantu kamu melewati fase yang sulit ini.

Kelima, bicaralah pada diri kamu sendiri. Orang yang paling mampu dan paling ampuh untuk membuat dirimu bangkit dari kesulitan ya hanya diri kamu sendiri. Cobalah untuk diam dan berbicara kepada diri kamu, yakinkan diri kamu sendiri bahwa kamu adalah pribadi yang hebat dan kuat. Yakinkan diri kamu sendiri bahwa kamu mampu melewati segala sesuatu yang ada di hadapan kamu saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *